Breaking News

Monday, November 20, 2017

Kelas 5 dan 6 Goes to Malang

MINUBM- Agenda tiap tahun yang telah dilakukan oleh Madrasah Ibtida'iyah NU Baitul Mukminin adalah Ziarah dan Wisata. Hal ini dilakukan disela-sela jeda atau libur kegiatan pembelajaran di sekolah. Ziarah dan Wisata ini perlu dilakukan sebagai sarana refreshing atau penyegaran dari rutinitas pembelajaran yang tentu memeras tenaga dan sekaligus pikiran. Selain sebagai sarana penyegaran, rangkaian kegiatan inipun diharapkan agar para siswa dapat bersosialisasi dengan teman-temannya, serta peka terhadap lingkungan sekitar, dan juga yang tidak kalah penting adalah bersyukur atas karunia dari Allah swt. 

Berbeda dengan tahun lalu, kegiatan ziarah dan wisata pada tahun ini diikuti oleh dua kelas sekaligus, yakni kelas 6 dan kelas 5. Hal ini dikarenakan banyaknya siswa di kelas enam, sehingga tidak memungkinkan kalau hanya memakai 1 bus saja. Disisi lain, kalau memakai 2 bus juga terlalu banyak biayanya. Maka diputuskanlah untuk peserta ziarah dan wisata pada tahun ini adalah kelas 5 dan kelas 6.

Pemilihan Lokasi
Jika pada tahun-tahun sebelumnya tujuan ziarah dan wisata selalu dan selalu ke WBL (Wisata Bahari Lamongan), maka tahun ini ada penyegaran, agar tidak monotone. Pemilihan lokasi tujuan wisata kali ini dipandu oleh tenaga Biro Tour yang sudah berpengalaman. Mereka menawarkan wisata ke daerah Batu Malang Jawa Timur sebagai destinasi agro wisata yang cocok untuk para siswa kelas 5 dan 6.

Suasana pegunungan yang sejuk dan asri menjadikan suaasana wisata lebih asyik. Belum lagi wisata unggulan mereka dengan memetik apel langsung dari pohonnya ini merupakan pengalaman yang tidak terlupakan.

Penawaran tersebut langsung memikat hati kami semua sebagai panitia ziarah dan wisata pada tahun ini.

Nah, mau tahu keseruan-keseruan anak-anak kami disana. Yuk! tonton video berikut ini.



Gimana, serukan?! Nah, cuma di MINUBM lho ya keseruan itu.
Baca Disini

Wednesday, April 5, 2017

PPDB MINUBM 2017/2018

PPDB MI NU BAITUL MUKMININ 2017/2018

Syarat :
- FC Akte Kelahiran
- FC KK (Kartu Keluarga)
- FC Kartu KPS/KIP (jika ada)

Waktu Pendaftaran :
- Gel. I : Febriari - April
- Gel. II : Mei - Juli

Fasilitas :
- Bebas SPP
- Gratis 2 stel seragam
- WiFi Area
- Gratis biaya pendaftaran

Ekstrakurikuler :
- Drumband
- Kaligrafi
- Outbound
- Qiroah
- Seni Tari
- Komputer
- Pencak Silat (Pagar Nusa)
- Rebana
- Pramuka
- Calistung
- Melukis

Office :
Jl. Sentot Prawirodirjo Gg. Wakaf
Kudus 59343
Hp. 081326043451
Baca Disini

Wednesday, January 25, 2017

Taat Aturan Sebagai Dasar Revolusi Mental

Kata Taat berasal dari bahasa Arab Ta'at. Kata ini memiliki makna mengikuti atau menuruti. Secara istilah taat berrti mengikuti dan menuruti keinginan atau perintah dari luar diri kita. Dengan kata lain, taat artinya tunduk, patuh saat kita mendapat perintah atau larangan untuk dihindari. Memiliki sifat taat akan memberikan akibat yang baik bagi pemiliknya. Jika setiap orang telah memahami maksud sikap ini, ia akan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. 

Menaati aturan adalah cermin kedisiplinan seseorang. Dimana seorang yang sudah terbiasa menaati aturan kebiasaan perilaku dalam hidupnya lebih disiplin. Aturan yang sudah dibuat merupakan fungsi kontrol (pengawasan) bagi setiap individidu yang ada dalam suatu lingkungan. Dengan adanya aturan, maka kehidupan di suatu lingkungan akan lebih teratur.

Dalam Al Qur'an Allah SWT berfirman :
اطيع الله وأطيع الرسول واولى الأمر منكم
Artinya : "Taatilah! Allah (SWT), Rasul, dan para pemimpinmu"

Dari ayat di atas dapat dipahami bahwa kita diperintahkan untuk menaati setiap aturan yang mengandung kebaikan. Tentu yang sudah jelas kebenarannya sebagai Grand of The Truth adalah aturan dari Allah SWT dan Rasul - Rasul-Nya.

Sejalan dengan perintah di atas, kita juga wajib hukumnya menaati aturan para pemimpin kita. Misalnya; rakyat taat pada Presiden, karyawan taat pada majikan, siswa taat pada guru. 

Dewasa ini perilaku anak hingga dewasa ada sebagaian yang sangat memprihatinkan. Dimana usia anak-anak sudah berani melanggar aturan terutama di sekolah. Perilaku ini perlu diarahkan, sehingga tidak menjadi karakter anak-anak tersebut sehingga kelak malah terbiasa melanggar aturan.

Perilaku tersebut seyogyanya perlu dicontohkan oleh para pemimpin agar bawahan dapat meneladi perilaku tersebut. Pemahaman tentang pentingnya menaati aturan juga mutlak dilakukan supaya mereka tahu akan manfaat berperilaku taat aturan.

Agar perilaku taat aturan tersebut dapat menjadi karakter seseorang, maka perlu dilakukan pengulangan aktivitas secara berkala, sehingga perilaku tersebut benar-benar menjadi kebiasaan.

Dengan menanamkan perilaku taat aturan, maka stigma negatif dari perilaku-perilaku bangsa ini dapat dieliminir sekecil mungkin.

Wallahu 'A'lam Bi Showab
Baca Disini

Sunday, September 4, 2016

Penampilan Tari Kretek dari MI NU Baitul Mukminin dalam Jamran Kwaran Jati Tahun 2016

MINUBM - Tari merupakan budaya khas yang sangat kental terikat dengan kearifan lokal. Budaya yang satu ini memang banyak digemari utamanya oleh kaum hawa. Lenggak-lenggok gerak tubuh yang menyesuaikan alunan musik tradisional, dengan sesekali diiringi vokal khas kedaerahan menjadikan tari memiliki keindahan tersendiri dalam setiap penampilannya.

Salah satu tari daerah yang cukup masyhur utamanya bagi masyarakat Kabupaten Kudus adalah Tari Kretek. Tarian ini sesuai dengan namanya yang yakni "kretek" yang sama dengan julukan Kota Kudus sebagai Kota Kretek. Konon tarian ini muncul bersamaan dengan adanya peresmian Museum Kretek yang berada di Desa Getas Pejaten. Tarian ini menunjukkan bagaimana proses pembuatan rokok kretek, mulai dari pemilihan tembakau, proses pembuatan rokok hingga menjadi rokok yang utuh. 

Demi melestarikan budaya, MI NU Baitul Mukminin dalam kesempatan Jambore Ranting Kwaran Jati menampilkan Tari Kretek. Tarian ini ditampilkan oleh 4 orang murid-murid kelas 6 (enam) yakni; Nida, Putri Riskia, Putri dan Devi. Adalah Ibu Anies Noor Jannah, S.Pd. yang menggembleng mereka dalam setiap latihan.

Berikut adalah video penampilan Tari Kretek oleh MI NU Baitul Mukminin.

Selamat Menyaksikan!!!


Baca Disini

Sunday, April 3, 2016

Pengenalan Lingkungan dengan Metode Pembelajaran Berbasis Alam Sekitar


MINUBM - Pembelajaran tidak selalu berada di dalam kelas. Kadang perlu diadakan pembelajaran di luar kelas, agar siswa-siswi tidak merasa jenuh. Pembelajaran tersebut dapat berupa pengenalan lingkungan atau Pembelajaran Berbasis Alam. Lingkungan sekitar merupakan arena anak bersosialisasi dan berkomunikasi dengan sesama.

Dengan adanya sosialisasi dan pengenalan lingkungan sekitar, anak akan menjadi peduli dan mudah bersosialisasi dengan lingkungan. Pengenalan tersebut dimulai dengan jalan bersama melintasi kampung sekitar sekolah, dimana anak diajarkan untuk bersikap sopan ketika berada di jalan dan di tengah-tengah masyarakat.



Baca Disini
Designed By : HSC KUDUS